
JAKARTA, DETEKSIJAYA.COM – Warga Kelurahan Krendang, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat, mengeluhkan lambannya proses pembersihan sampah dan puing pascakebakaran yang terjadi pada Kamis (28/5/2026). Hingga Jumat (13/6/2026), tumpukan material sisa kebakaran masih terlihat memenuhi sebagian badan jalan dan lingkungan permukiman warga.
Berdasarkan pantauan di lokasi, karung-karung berisi puing bangunan, perabot rumah tangga yang hangus terbakar, serta berbagai material sisa kebakaran masih berserakan di sejumlah titik. Kondisi tersebut dinilai mengganggu aktivitas warga sehari-hari sekaligus menghambat akses kendaraan yang melintas di kawasan tersebut.
Selain mengurangi kenyamanan, keberadaan puing yang belum diangkut juga menimbulkan kekhawatiran akan dampak kesehatan dan keselamatan lingkungan. Warga menilai tumpukan sampah yang dibiarkan terlalu lama berpotensi menjadi sarang penyakit dan membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi.
“Kami berharap ada langkah cepat dari pemerintah untuk membersihkan seluruh puing yang masih berserakan. Selain mengganggu akses jalan, kondisi ini juga dikhawatirkan menjadi sarang penyakit dan membahayakan anak-anak yang bermain di sekitar lokasi,” ujar salah seorang warga, Jumat (13/6/2026).
Warga berharap Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Barat bersama instansi terkait segera melakukan pengangkutan dan pembersihan secara menyeluruh. Menurut mereka, percepatan pembersihan sangat diperlukan agar proses pemulihan lingkungan dan pembangunan kembali rumah-rumah yang terdampak dapat berjalan lebih lancar.
Diketahui, kebakaran yang melanda kawasan Krendang Barat pada akhir Mei lalu menghanguskan sejumlah rumah di permukiman padat penduduk. Saat kejadian, puluhan personel beserta sejumlah unit pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api dan mencegah kebakaran meluas ke bangunan lain di sekitarnya.
Hingga kini, warga masih menunggu langkah konkret pemerintah dalam penanganan pascakebakaran, khususnya terkait pengangkutan puing dan sampah yang masih menumpuk. Mereka berharap lingkungan permukiman dapat segera kembali bersih, aman, dan nyaman sehingga aktivitas masyarakat dapat pulih seperti sediakala. (Ramdhani)












































