
Padang, DETEKSIJAYA.COM – 12 Juni 2025, Ketua BPI KPNPA RI, Tuhowoloo Telaumbanua, S.IP, mengungkapkan temuan mengejutkan dalam wawancara yang digelar di Hotel Rocky Padang. Mereka mengungkap dugaan illegal logging, korupsi, dan perusakan lingkungan di Pulau Sipora, Kabupaten Kepulauan Mentawai.
Kejadian ini diketahui terjadi sekitar satu tahun lalu di dua lokasi berbeda, yaitu Dusun Pukarayat (Desa Tuapejat) dan Dusun Trayet (Desa Betumonga), Kecamatan Sipora Utara.

Pelaku utama diduga adalah DN pemilik PT B.R.N. Ia diketahui telah mengeluarkan sekitar 30 ponton kayu lok secara ilegal dari kawasan hutan.
Akibat penebangan ini, terjadi longsor dan banjir yang merusak lingkungan serta merugikan masyarakat sekitar. Kerusakan ini juga berdampak pada kawasan pesisir dan ekosistem mangrove.
Selain itu, BPI KPNPA RI juga menemukan dugaan keterlibatan oknum Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Barat bernama Z. Setelah informasi ini mencuat, Z. dilaporkan langsung menghubungi Kepala Dinas Kehutanan dengan alasan sedang melakukan kunjungan ke Australia bersama anggota dewan provinsi.
BPI KPNPA RI menilai perbuatan ini telah melanggar Pasal 98 ayat (1) Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, yang mengancam pelaku dengan pidana penjara minimal 3 tahun.
Selain itu, pelanggaran ini juga terkait Pasal 35 Undang-Undang No. 27 Tahun 2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil, serta Pasal 75A hasil revisi dalam Undang-Undang No. 1 Tahun 2014.

Sebagai bukti, BPI KPNPA RI telah mengumpulkan dokumentasi lapangan berupa foto tunggul-tunggul kayu bekas tebangan, data koordinat lokasi, dan foto kawasan garis pantai serta hutan mangrove yang rusak.
“Kami menuntut keadilan atas nama lingkungan dan masyarakat lokal. Negara tidak boleh diam,” ujar Ketua Tuhowoloo Telaumbanua.
Laporan resmi ini telah disampaikan kepada Presiden RI Bapak Prabowo Subianto, Menko Polhukam, Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Kapolda Sumatera Barat, serta Ketua Umum dan DPW BPI KPNPA RI Sumatera Barat.(**)












































