SIDOARJO I DETEKSIJAYA. COM – Desa Tambak Cemandi salah satu wilayah pesisir yang mayoritas warganya sebagai nelayan. Namun ternyata tidak hanya itu, fakta dijumpai beberapa warga memiliki keahlian lain salah satunya cabut duri ikan Bandeng. Keahlian yang tidak dimiliki orang lain dan hal ini tak lepas dari peran Dinas Perikanan Kabupaten Sidoarjo, telah mana sebelumnya memberikan pelatihan kepada warga cara cabut duri ikan Bandeng.
Dijumpai deteksijaya.com Bu Santik (45) saat mencabut duri ikan Bandeng warga Desa Tambak Cemandi RT 3 RW 1 Kecamatan Sedati di mengatakan, “dengan sembari cabut duri terlihat lihai memainkan pinset (alat pencabut) dan pisaunya. Awalnya ikut pelatihan dapat pinset serta kaos dan sertipikat.
“Ongkos cabut duri untuk ikan Banteng Rp. 3000 , karena ikannya baru (keras).Kalau ikan dari bakul atau warung Rp. 2000,”kata Bu Santik Minggu (17/4/2022).
Delapan tahun Santik menekuni jasa cabut duri Bandeng, hal ini dilakukan guna topang ekonomi untuk membesarkan ke Empat anak bersama Suaminya.
Santik menambahkan, ini tadi dapat sepuluh. Karena cabut duri hanya Sabtu dan Minggu. Kalau bantuan yang barudan dibagikan dari Koramil, saya tidak dapat karena sudah dapat PKH. Saya cabut duru ya sedapatnya, sore biasanya baru ada orang.
“Kesusahannya kalau ikan besar dan baru itu ikannya keras. Kalau sudah es- es enak durinya mudah cabutannya, cabut duri ini hanya Sabtu dan Minggu saja,”imbuh Bu Santik.
Di tempat berbeda Kasian (43) ketua RW 1menambahkan , cabut duri sebenarnya dulu mendapatkan ilmunya dari pelatihan, dari sekolah perikanan di Buncitan. Jadi ini ilmunya dari dinas Perikanan dari tranning sekitar satu sampai dua Minggu dan gratis.
Disini sekitar dua puluh orang di RW 1 RT 1 didepan pemancingan, satu desa yang banyak nelayan disini sebagian cabut duri. Namun kebanyakan didepan kolam pancing.
“Mereka kerja cabut duri hanya Sabtu dan Minggu, tergantung ramainya kolam pancing.Sehari biasa buka tapi ramainya tidak sama seperti Sabtu dan Minggu,’pungkas Kasian ketua RW 1 yang sangat dekat dengan warga desa Tambak Cemandi.Nug/Dn













































