JAKARTA|DETEKSIJAYA.COM – Halalbihalal adalah tradisi silaturahmi masyarakat Indonesia yang dilakukan setelah hari Lebaran atau Idul Fitri.
Halalbihalal dilakukan baik oleh kalangan instansi pemerintah maupun perusahaan atau mungkin juga lembaga pendidikan dan keluarga besar sanak famili maupun kerabat.
KH.As’ad Said Ali masih dalam suasana lebaran Jum’at sore, (6/4/22). bersilaturahim ke kediaman Pak Prof Hendro Priyono (Mantan Kepala BIN). dan ibu (istri), dalam rangka lebaran bersamaan sekaligus ikut gembira atas kesembuhan beliau dari sakit terkena demam berdarah (DBD). Obrolan hanya sekitar penyakit dbd yang ditularkan oleh jenis nyamuk Aedes Aegypti dan disertai senda gurau.
Belum lama rumah dan pekarangan beliau disemprot obat pembasmi nyamuk tersebut Tetapi ternyata masih ada nyamuk yang lolos dan menyengat beliau, sehingga harus dibawa ke RSPAD.
Untung dokter ahli dbd cepat menangani sehingga selamat. Kalau misalnya dokter salah menditeksi, akibatnya bisa fatal.
‘Masih dalam suasana lebaran, sehingga obrolan tidak terasa diwarnai soal nilai nilai agama terutama betapa besarnya kuasa Allah SWT. Jendral bintang 4, Prof Intel pertama Indonesia, mantan Ka BIN tidak berkutik menghadapi seekor nyamuk. Pada hal sudah ada insting dan deteksi kehadiran nyamuk beserta langkah antisipasinya dengan melakukan penyemprotan. Betapa lemahnya manusia dihadapan Allah SWT,” ungkap As’ad Said Ali, dalam keterangan tertulis, Jum’at (6/4/22).
Ditegaskan kembali, Pria asal kudus Dalam dunia intelijen ada “pelajaran”, betapapun hinanya suatu makhluk atau seseorang, tetap mempunyai nilai yang harus dihargai dan tidak boleh disepelekan. Lawan berusaha memberikan kesan seolah dia tidak berbahaya dengan menggunakan cover atau penyamaran sedemikian rupa.
Di dalam kitab suci Al Quran soal intelijen ini diceritakan dalam surat An Naml ( semut ). Definisi intelijen dijelaskan disitu dan bagaimana penggunaan intelejen ( sebagai info ) juga dijelaskan. Tentara dan intel Nabi Sulaeman as , bukan hanya dari jin dan manusia, tetapi juga dari hewan termasuk semut ( tamsil masy biasa atau rakyat ) dan burung, Dan intelijennya adalah burung hud hud, burung yang cakep, cerdas dan lincah pindah dari suatu tempat ke tempat lain serta bersahaja alias tidak suka menyombongkan diri.
“Intelijen bukanlah “ tajassus “ atau mempergunjingkan orang lain yg dilarang oleh agama. Intellijen adalah “Istikhbarat” atau “Nabaun Yaqinun” suatu Informasi yang soheh tentang kemampuan dan kelemahan lawan. Intelijen berfungsi utk menjaga negara dari segenap ancaman dari dalam dan luar negeri. Inilah pelajaran penting dari nyamuk dan semut,” tutup mantan Waka BiN As’ad.
Bud











































