JAKARTA | DETEKSIJAYA.COM – Pasca terjadinya Palang Merah Indomesia (PMI) Surabaya memusnahkan seribu lebih kantong darah yang mengandung penyakit menular selama 6 bulan terakhir dan berdasarkan informasi yang didapat, Kabag Pelayanan dan Humas UTD PMI Kota Surabaya, dokter Wandai Rasotedja menyampaikan selama 6 bulan terakhir total ada sekitar 60 ribu pendonor. Seribu lebih kantong darah di antaranya telah dimusnahkan karena mengandung 4 jenis penyakit menular yaitu Hepatitis B, Hepatitis C, Sifilis, dan HIV AIDS (Penyakit jenis Hepatitis B yang paling mendominasi).
Ketua PMI DKI Jakarta saat dikonfirmasi terkait dengan adanya kantong darah mengandung penyakit di Surabaya, Rustam Effendi mengatakan pihaknya selalu melakukan standar pengecekan.
“Kantong darah akan diperiksa dulu di laboratorium PMI Jakarta, jika didapati kasus seperti kantong darah mengandung penyakit akan dimusnahkan bukan dibuang,” tutur Rustam, Rabu (20/07/2022).
Rustam menambahkan, laboratorium di PMI DKI Jakarta telah Mengunakan metode pemeriksaan Nucleic Acid Test (NAT), yaitu untuk pemeriksaan asam nukleat (anti virus) yang mendeteksi apakah darah mengandung virus Hepatipis B atau Hepatipis C dan HIV atau tidak.
Selain itu lanjutnya, untuk pemeriksaan uji saring infeksi dan penyakit, pihak PMI DKI Jakarta melakukan motode,
semua infeksi akan diperiksa dengan metode Chlia (deteksi antigen dan antibodi). “Hep B, Hep C dan HIV diperiksa dengan motode NAT sesuai peraturan Gubernur karena NAT seperti PCR lebih cepat mendeteksi virus daripada Chlia yang mendeteksi antigen antibody,” ucap Rustam.
Ia mengatakan apa yang dilakukan oleh PMI Surabaya sudah betul, kantong darah mengandung penyakit menular dimusnahkan.
(Ys)













































