JAKARTA | DETEKSIJAYA.COM – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Polwan Ke-74 pada 1 September 2022, SSDM Polri menyelenggarakan Seminar Nasional di Ballroom Hotel Novotel, Samator Surabaya pada hari Selasa (30/8/2022).
Kegiatan seminar yang dibuka langsung secara virtual oleh Asisten Kapolri Bidang SDM Irjen Pol Drs. Wahyu Widada, M.Phil., ini mengusung Tema “Kekerasan Seksual, Kesetaraan Gender, dan Partisipasi Perempuan dalam Mengambil Keputusan”.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Wahyu Widada menyampaikan bahwa selama kurun waktu sepuluh tahun terakhir, tema kesetaraan gender sangat mengemuka dan menjadi perhatian seluruh dunia yang dibahas dalam berbagai forum. Tema ini salah satunya dilatarbelakangi oleh masih adanya kasus-kasus diskriminatif yang bahkan berujung pada kekerasan terhadap wanita yang didominasi diantaranya kekerasan seksusal, fisik maupun psikis.
Irjen Pol Wahyu Widada mengungkapkan dalam arahan pada Hari Perempuan Internasional tahun 2021, Bapak Presiden RI menyampaikan bahwa di dunia yang kian terbuka dan modern, setiap orang, laki-laki atau perempuan punya kesempatan yang sama untuk mengambil peran dan menggapai impian. Semua setara memberi warna bagi peradaban.

Mantan Kapolda Aceh ini juga menjelaskan, di Indonesia sendiri, peran perempuan sudah sangat terlihat dari zaman penjajahan. Kita melihat pahlawan-pahlawan perempuan yang berjuang bukan hanya di belakang dapur, namun turun langsung.
“Di Indonesia sendiri, peran perempuan sudah sangat terlihat, bukan dari zaman sekarang namun sudah dari zaman penjajahan. Kita melihat pahlawan-pahlawan perempuan yang berjuang bukan hanya berpangku tangan di belakang dapur, namun turun langsung,” jelasnya.
“Saat ini di Indonesia kita juga sudah melihat bagaimana pererempuan mempunyai peran yang aktif dan luar biasa. Kita pernah mempunyai presiden perempuan, kita saat ini mempunyai menteri yang perempuan juga, bahkan menteri yang menduduki jabatan essensial seperti menteri luar negeri dan menteri keuangan,” sambung Irjen Pol Wahyu Widada.
Hal ini menunjukkan, tegas Irjen Pol Wahyu Widada, perempuan mempunyai kesempatan dan peluang yang sama untuk maju mengawal peradaban, mengawal kemajuan Indonesia.
“Kita lihat di Jawa Timur, sudah banyak contoh, ada Gubernur perempuan, ada Bupati perempuan dan di Kepolisian sendiri ada Jenderal-Jenderal perempuan. Ini menunjukkan ruang untuk bergerak, ruang untuk meniti karir bagi perempuan tidak berbeda dengan laki-laki,” jelasnya.
Lebih lanjut, Irjen Pol Wahyu Widada mnerangkan, kita ketahui bersama kehadiran Polisi Wanita itu karena kebutuhan organisasi. Ketika dibentuk di Sumatera Barat, itu adalah dalam rangka kebutuhan untuk melakukan pengecekan membantu pengungsi yang dimana di Sumatera Barat kental dengan syariat Islam, ketika diperiksa oleh laki-laki akan mengalami resistensi. Tetapi karena kebutuhan itu muncul, kehadiran Polisi Wanita di Indonesia dan kebutuhan Polwan saat ini semakin besar dan meningkat.
“Selama perjalanan 74 tahun, Polwan sudah menunjukkan kiprah yang luar biasa, prestasi yang luar biasa, karena Polwan memiliki sisi-sisi konstruktif dan feminis yang tidak dimiliki kaum laki-laki. Polwan RI sudah dilibatkan dalam berbagai kegiatan-kegiatan dan bidang penugasan. Tidak hanya dibidang pembinaan namun dibidang operasional,” pungkas Asisten Kapolri Bidang SDM ini.
Seminar Nasional ini dihadiri oleh Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Asisten 1 Bidang Pemerintahan Drs. Benny Sampirwanto M.Si., Kapolda Jawa Timur yang diwakili oleh Irwasda Polda Jatim Kombes Pol Mohamad Aris, Ibu Asuh Polwan Polda Jatim Ny. Ully Nico Afinta, Kejati Jawa Timur yang diwakili oleh Koordinator Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Nurintan Marolop Novianti Octaviana Sirait S.H., M.H.
Lalu ada, Widyaiswara Kepolisian Utama Tingkat I Sespim Lemdiklat Polri Irjen Pol Dr. Dra. Juansih S.H., M.Hum., Wakapolda Kalimantan Tengah Brigjen Pol lda Oetari Poernamasasi S.A.P., M.A., Karo Binkar SSDM Polri Brigjen. Pol. Ribut Hari Wibowo S.H., S.I.K., serta para Purnawirawan Polri Irjen Pol (Purn) Apriastini Bakti Bugiansri S.I.K., Kombes Pol (Purn) Ida Ayu Suntono, dan Ketua Umum Derap Warapsari Kombes Pol (Purn) Dr. Irawati Harsono.
(Red-01/Sumber: TBNews Polri)













































