
DETEKSIJAYA.COM – Sekretaris Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta, William Aditya Sarana merespons pujian Presiden Joko Widodo kepada Pj Gubernur DKI Jakarta, Heru Budi Hartono yang melanjutkan pembangunan sodetan sungai Ciliwung setelah mangkrak lima tahun.
“Pujian Presiden tersebut jadi bukti Pj Heru Budi punya niat kuat menyelesaikan masalah banjir di Jakarta. Di zaman Anies Baswean tidak ada niat politik kuat untuk melakukan itu. Alhasil mangkrak bertahun-tahun,” kata William dalam keterangan tertulisnya, Selasa (24/1/2023).
Anggota Komisi A DPRD DKI Jakarta ini mengatakan sejumlah anggaran yang dikeluarkan, bahkan hingga ratusan triliun, jika tidak ada niat politik yang kuat, semuanya tidak akan berdampak apapun.
“Ini jadi bahan pelajaran kita bersama, juga bagi warga DKI agar tidak salah dalam memilih pemimpin,” ujarnya.
William berharap semua stakeholder turut serta membantu dan memudahkan pelaksanaan pembangunan sodetan sungai Ciliwung dan sejumlah kebijakan untuk menyelesaikan persoalan banjir di Jakarta.
“Semua pemangku kepentingan mestinya bersatu padu agar proses pembangunan sodetan juga program penyelesaian banjir lainnya cepat terlaksana, dan dampaknya bisa langsung dirasakan warga,” ucapnya.

Kader PSI ini juga meminta Pemprov DKI Jakarta merelokasi warga ber-KTP DKI yang terdampak proyek sodetan Ciliwung ke Rusun secara humanis.
“Pemprov DKI harus memastikan warga ber-KTP DKI Jakarta yang terdampak pembangunan untuk direlokasi ke Rusun secara humanis,” jelasnya.
William juga berharap normalisasi sungai menjadi program berkelanjutan di DKI Jakarta. Dia mengatakan, normalisasi sungai harus terus dijalankan oleh semua gubernur.
“Setiap gubernur yang menjabat harus meneruskan program normalisasi sungai, ini juga jadi salah satu upaya penanggulangan bencana,” pungkasnya.
(Red-01/Berbagai sumber)












































