
MENTAWAI, DETEKSIJAYA.COM – Pj.Bupati Kepulauan Mentawai Fernando Jongguran Simanjuntak, S.St.Pi., M.Pi menyambut baik dan apresiasi kegiatan penghijauan dan penanaman mangrove yang merupakan program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat Jendral TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc. IST.
Hal itu juga di sampaikan Komandan Kodim 0319/Mentawai, Letkol Inf Restu Petrus Simbolon pada kegiatan penanaman magrove dengan mengusung tema, TNI AD Bersama Rakyat, bersatu dengan alam untuk NKRI berlokasi di km.0 Tuapeijat, Rabu (21/2/2024).
Seperti kita ketahui bahwa kepulauan Mentawai di kelilingi laut, sehingga hal ini perlu di lakukan penanaman magrove, karena di satu sisi menjaga kelestarian lingkungan dan menjaga dampak abrasi.
Dandim 0319 sampaikan, dampak dari penanaman magrove ini banyak fungsi dan kegunaannya untuk kemaslahatan orang banyak khususnya bagi warga Mentawai.

“Kegiatan penghijauan penanaman magrove yang kita lakukan bersama Pj. Bupati Kapolres , ini bersinergi bersama unsur lapisan masyarakat terutama unsur Forkopimda” terangnya.
Demikian hal itu disampaikan saat menghadiri vidcon bersama Pangdam I/Bukit Barisan sekaligus penanaman mangrove di kawasan Dusun Tuapejat KM.0, dekat pelabuhan Tuapejat Mentawai
Pada kesempatan itu hadir Ketua Manggrove Lestari Nusantara dalam acara penanaman bibit manggrove itu,
dalam bincang-bincang dengan media ini yang tidak mau disebut namanya, harapan Kepada Forkopimda agar benar -benar dilindungi dan dilestarikan manggrove diwilayah Mentawai, sesuai undang2 yang berlaku.
Jangan sampai ada pembiaran, ada hutan manggrove yang ada dipantai tuapeijat benar-benar dilestarikan dan dilarang mendirikan rumah darurat apapun alasannya seperti kita ketahui di lokasi pelabuhan TPI ada oknum masyarakat mendirikan rumah untuk usaha jual minyak menebang beberapa puluh batang pohon manggrove baru2 ini, oleh karna itu seharusnya dilarang oleh dinas perikanan atau dinas lingkungan hidup dan penegak hukum lainnya, katanya.(Delau)












































