
Lampung Timur, DETEKSIJAYA. COM – Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Lampung, Drs. Hi. Ahmad Bastian, S.Y., menegaskan pentingnya penguatan wawasan Empat Pilar Kebangsaan serta komitmen generasi muda untuk menjauhi bahaya narkoba yang dinilai dapat merusak sendi-sendi kehidupan bangsa.
Pesan tersebut disampaikan Ahmad Bastian saat menjadi narasumber dalam kegiatan wawasan kebangsaan yang diikuti mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung, pada Jumat, 12 Desember 2025, bertempat di Balai Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Kabupaten Lampung Timur.
Dalam pemaparannya, Ahmad Bastian menekankan bahwa Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika—merupakan fondasi utama dalam menjaga persatuan dan keutuhan bangsa, khususnya di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
“Generasi muda harus memiliki ketahanan ideologi dan moral. Salah satu ancaman terbesar saat ini adalah narkoba, yang secara perlahan menghancurkan masa depan anak bangsa dan melemahkan daya saing nasional,” tegasnya.
Ia menambahkan, penyalahgunaan narkoba tidak hanya berdampak pada kesehatan individu, tetapi juga merusak tatanan sosial, ekonomi, dan keamanan nasional. Oleh karena itu, mahasiswa diharapkan menjadi agen perubahan dan pelopor gerakan anti-narkoba di tengah masyarakat.
Selain itu, Ahmad Bastian juga memaparkan peran dan fungsi kelembagaan DPD RI sebagai wakil daerah yang memiliki tugas menyerap, menampung, dan memperjuangkan aspirasi masyarakat agar dapat diakomodasi dalam kebijakan nasional.
Kegiatan berlangsung interaktif dengan sesi dialog dan diskusi. Para mahasiswa KKN tampak antusias menyampaikan pertanyaan dan pandangan terkait peran generasi muda dalam pembangunan daerah, penguatan nilai kebangsaan, serta upaya menciptakan lingkungan masyarakat yang bersih dari narkoba.
Melalui kegiatan ini, Ahmad Bastian berharap nilai-nilai kebangsaan semakin tertanam kuat di kalangan generasi muda, sekaligus menumbuhkan kesadaran kolektif untuk menolak narkoba demi masa depan bangsa yang sehat, kuat, dan bermartabat.
(BS)












































