
JAKARTA, DETEKSIJAYA.COM – Pemerintah Kelurahan Krukut menggelar kegiatan buka puasa bersama yang berlangsung di Aula Kantor Kelurahan Krukut, Senin (16/3/2026) sore. Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Lurah Krukut dan dihadiri unsur perangkat kelurahan serta tokoh masyarakat setempat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Kelurahan Krukut, Ketua TP PKK, para kepala seksi di lingkungan kelurahan, POPL PP, PPPK, PJLP, PPPSU, PKK, Bhabinkamtibmas, Babinsa, para Ketua RW, LMK, serta FKDM Kelurahan Krukut.
Dalam kesempatan tersebut, Lurah Krukut menyampaikan sejumlah arahan kepada para peserta yang hadir, khususnya terkait pentingnya menjaga kekompakan dan sinergi antar unsur masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah.
Ia mengimbau agar anggota Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK) selalu menjaga kebersamaan dan soliditas dalam menjalankan tugas di lingkungan masyarakat. Selain itu, kolaborasi antara pengurus RW, FKDM, dan LMK juga diharapkan terus ditingkatkan demi mendukung berbagai program kewilayahan.

Menjelang malam takbir Idulfitri, Lurah Krukut juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggelar takbir keliling guna menghindari potensi gesekan atau gangguan ketertiban di wilayah. Sebagai langkah antisipasi, pihak kelurahan akan menggelar apel gabungan bersama unsur tiga pilar dan stakeholder terkait untuk melakukan pemantauan situasi keamanan di wilayah Krukut.
Dalam arahannya, Lurah Krukut turut menyoroti adanya sejumlah anak di bawah umur yang diamankan oleh Polres Jakarta Barat karena terlibat dalam kerumunan takjil liar di wilayah Petojo, Jakarta Pusat. Aksi tersebut dinilai mengganggu kenyamanan masyarakat sehingga para remaja tersebut kemudian diserahkan ke panti sosial.
Ia mengimbau kepada para orang tua agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Orang tua dari anak yang diamankan diminta membuat surat pernyataan serta melengkapi keterangan PM.1 sebagai syarat untuk proses pengeluaran dari panti sosial.
“Apabila kejadian serupa kembali terulang, maka pihak kelurahan tidak akan segan memberikan sanksi tegas,” tegasnya.
Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah dalam menekan berbagai bentuk aksi kekerasan, anarkisme, serta tawuran yang kerap melibatkan remaja di wilayah perkotaan.
Kegiatan buka puasa bersama ini juga menjadi momentum mempererat silaturahmi antara aparat kelurahan, unsur keamanan, serta masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, khususnya selama bulan Ramadan. (Ramdhani)












































