
DETEKSIJAYA.COM – Demi raih predikat Wilayah Bebas Korupsi dan Wilayah Birokrasi Bersih Melayani (WBK WBBM) Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jakarta Pusat Hari Wibowo berencana akan menerapkan program jaksa humanis kepada masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.
Menurut Hari Wibowo, program kerja yang akan dilakukannya nanti bukan hanya seremonial belaka saja, tetapi berdampak positif bagi masyarakat. Kejari Jakpus juga akan terus meningkatkan fasilitas yang sudah ada menjadi baik, seperti membangun fasilitas taman bermain anak atau fasitas untuk difabel serta penunjang lainnya.
“Untuk meraih predikat WBK WBBM kita akan meningkatkan dan memperbaiki program yang sudah ada, jadi tidak hanya di hulu saja melainkan di hilir pun harus diperhatikan pula, sehingga program yang akan kita lakukan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” Kata Hari Wibowo saat menggelar silahturahmi dengan para pewarta di gedung aula Kejari Jakpus. Jumat (3/3/23).
Selain itu, Hari Wibowo juga berencana akan menerapkan program jaksa humanis kepada masyarakat kurang mampu, sebagai implementasi dari instruksi Jaksa Agung ST Baharuddin yang salah satunya soal Restorative Justice (RJ).
“Kami akan menyasar program masyarakat menengah kebawah yang menurut kami perlu mendapat bantuan agar menjadi humanis sesuai perintah pimpinan,” ucap Kajari yang juga mantan Jaksa fungsional di Kejari Jakpus.

Perlu diketahui Jaksa Agung ST Burhanuddin mengatakan dalam pembukaan Rakernas Kejaksaan RI 2023, makna penegakan hukum humanis adalah penegakan hukum yang dilakukan oleh Kejaksaan dilaksanakan dengan memperhatikan keadaan sekitar serta memahami apa yang dibutuhkan oleh masyarakat secara profesional.
Burhanuddin menggarisbawahi, humanis bukan berarti tunduk pada tekanan yang mempengaruhi kualitas, namun cermat dalam menyerap nilai keadilan yang tumbuh dan berkembang dalam masyarakat.
Untuk itu ia pun meminta peran para jurnalis yang bertugas di Kejari maupun di Pengadilan Jakpus, untuk memetakan kondisi masyarakat setempat yang perlu membutuhkan bantuan.
“Mungkin teman-teman (jurnalis) mengetahui kondisi daerah tertentu yang sangat membutuhkan bantuan. Segera informasikan kepada kami agar bisa ditindaklanjuti,” pungkasnya. (Ramdhani)












































