
Jakarta, DETEKSIJAYA.COM – Sebanyak 1.452 hakim baru resmi dikukuhkan oleh Mahkamah Agung (MA) Republik Indonesia pada Kamis (12/6), dalam sebuah seremoni yang mencetak sejarah: untuk pertama kalinya, seorang Presiden Republik Indonesia hadir langsung dalam pengukuhan hakim.
Presiden Prabowo Subianto menghadiri langsung pelantikan Angkatan 9 Calon Hakim yang telah menyelesaikan pelatihan selama hampir dua tahun. Dalam sambutannya, Prabowo menegaskan pentingnya regenerasi lembaga peradilan sebagai bagian dari upaya memperkuat supremasi hukum dan menghadirkan keadilan bagi rakyat Indonesia.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Presiden Prabowo di hadapan para hakim yang dikukuhkan di Gedung Mahkamah Agung RI, Kamis (12/6/2025).
Rincian Formasi Hakim Baru:
- 921 hakim peradilan umum
- 362 hakim peradilan agama
- 143 hakim peradilan tata usaha negara
- 25 hakim peradilan militer

Kehadiran para hakim baru ini diharapkan menjadi lembaran baru dalam sejarah MA, terutama di tengah sorotan publik terhadap lembaga peradilan. MA kini dituntut untuk bangkit dan memulihkan kepercayaan masyarakat melalui pelayanan hukum yang adil, transparan, dan profesional.
Harapan dan Tanggung Jawab Besar
Para hakim Angkatan 9 ini disebut-sebut sebagai tulang punggung masa depan peradilan Indonesia. Dalam konteks reformasi hukum, mereka diharapkan membawa semangat baru untuk memberantas korupsi, memperkuat birokrasi, dan menegakkan hukum secara berintegritas.
“Kami semua, termasuk saya pribadi, berharap para hakim muda ini menjadi garda depan dalam mewujudkan keadilan sejati di seluruh pelosok Indonesia,” tutup Presiden Prabowo.
Dalam suasana haru dan penuh harapan, pengukuhan ini menjadi simbol bahwa MA tidak hanya tengah membangun kapasitas internal, tetapi juga sedang menjawab tantangan zaman di tengah kompleksitas hukum yang terus berkembang. (Ramdhani)












































