SIDOARJO I DETEKSIJAYA.COM – Ramadhan bulan yang penuh berkah , dimana banyak umat muslim yang berlomba – lomba mencari pahala dengan selain berpuasa,tadarus Al-Qur’an ,sampai berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Yatim . Hal ini terlihat suasana kebersamaan UMKM Partner IBIS Budget Surabaya Airport , dengan berbuka puasa mempererat tali silahturami serta berbagi kepada anak yatim tentang “planet 21, less plastic”.Guna edukasi kepada puluhan anak Yatim dari Panti asuhan dan Yayasan Insanul Kamil Tropodo,Waru Sidoarjo Rabu (20/4/22) sore.
Kepada wartawan Bapak Friendy Rares, selaku Hotel Manager Ibis Budget Surabaya Airport Mengatakan , “Kami selalu mengutamakan mengundang anak-anak yatim , sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial kami kepada lingkungan. Juga bagaimana anak-anak bisa mengetahui kegiatan apa saja , yang dilakukan pihak hotel untuk menjaga lingkungan.
“Kegiatan ini adalah salah satu program IBSA Peduli , yang Insyaallah akan dilaksanakan setiap tahun di bulan Ramadan. Dengan harapan mengajak seluruh karyawan untuk selalu peduli dan saling berbagi agar berkah dan bermanfaat bagi sesama umat manusia. Amin,”ucapnya.
Pihaknya bersyukur, karena tahun ini masih bisa melaksanakan kegiatan bukber ini. Friendy pun berharap agar tahun depan bisa memperbanyak kegiatan yang sifatnya sosial seperti ini.
“Buka puasa dengan anak yatim bersama keluarga besar Ibis dan UMKM yang berjualan disini , Pertuni , Quent Art,ini ungkapan syukur,yang mana dua tahun lebih kita pandemi, Ibis masih kuat, doa anak-anak ini doa yang paling kuat,”jelas Friendy.
Program planet 21, kebetulan 22 April hari bumi,kita menyangkut meminimalisir penggunaan plastik yang sekali pakai, sampai ujung- ujungnya tidak akan sama sekali memakai plastik yang sekali pakai.
Kita sudah menjalankan program hidroponik dan mengolah bahan bekas menjadi vas bunga, kita juga tunjukan di lobby,dikamar di koridor kita pakai stiker dan bisa dipajang ditempat umum, bukan hanya edukasi tapi sudah menjalankan dan kita bangun dan edukasi ke mereka dan supaya bisa berguna.
“ Selain kegiatan buka bersama, Kali ini juga Ibis Budget Surabaya Airport memberikan edukasi tentang pentingnya menjaga lingkungan, kami mengajak anak anak untuk keliling ke area hotel untuk melihat beberapa pemanfaatan barang yang tidak terpakai menjadi beberapa aksesoris hotel seperti pot dari handuk , pot bunga dari ban bekas dan juga pot bunga dari botol bekas sabun.” ungkapnya.
Uniknya lagi mereka langsung bisa melihat proses pembuatan barang barang tersebut.Friendy juga mengajak anak-anak untuk bagaimana cara membuat hydroponic garden.
“Target saya untuk mendorong mereka dan memiliki kemampuan mengembangkan diri dengan mengetahui cara membuat hidroponik, karena tanaman tersebut bisa digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,”pungkasnya.
Dalam kegiatan berbuka bersama serta sholat magrib berjamaah kemudian dilanjutkan pemberian santunan dan bingkisan kepada anak-anak yatim yang diberikan oleh manajemen Ibis Budget Surabaya Airport.
Zulki (5) anak yatim kelas 0 besar saat di temui deteksijaya mengatakan, senang sekali dapat bingkisan dan uang, dengan lugunya anak yatim yang sejak bayi ditinggal Ayahnya meninggal dan sampai sekarang tinggal panti ,Insanul Kamil Tropodo Waru, Sidoarjo tersebut.
Senada Ifa Maulidia (23) selaku pengurus juga menyampaikan, ucapan terima kasih,kepada pihak Ibis, Alhamdulillah bisa merasakan buka bersama Anak yatim dari panti yayasan Insanul Kamil, kepada manajemen semoga meningkatkan rezeki dan barokah segalanya.Tadi juga dikenalkan cara memanfaatkan plastik bekas mengurangi plastik pencemaran, untuk anak- anak panti khususnya,”ucap Ifa.
Diar Listiya Tallent and Coucher (east area) didampingi ibu Galuh menambahkan kita membuat kegiatan yang sustainable, berkelanjutan , mulai hari ini dengan memperkenalkan mereka tentang hidroponik, mengolah bahan bekas.
“Biar mereka terlatih kreatifitasnya, ada barang bekas nih bisa aku olah, memunculkan kreatifitas jadi membuat sesuatu itu tidak harus beli baru,”terangnya.
Harapannya kegiatan ini jadi bekal kedepan mereka , mau jadi interprainer, atau apa hidroponik juga bisa. Saat ini konsennya disatu panti kedepannya kalau yang pertama sudah berjalan dengan baik akan menjalin dengan panti lain,pungkasnya.Nug/Dn.













































