JAKARTA | DETEKSIJAYA.COM – Sebagai upaya menjaga stok cadangan pangan nasional, terutama dalam mengantisipasi krisis pangan,Kementrian Pertanian(Kementan) melaui program ekstensifikasi di lahan Food Estate berhasil menyulap lahan yang sudah lama tidak digunakan alias ” lahan tidur “di Desa Batuah, Kecamatan Basarang, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah sukses panen.
Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementan, Ali Jamil, menjelaskan bahwa hasil panen raya di lahan tidur itu mampu mendorong penguatan ketahanan pangan nasional. Ia juga berharap kesuksesan tersebut dapat memicu swasembada pangan nasional.
“Pemanfaatan dan pengelolaan sumber daya lahan dan air, serta pemberdayaan petani dalam meningkatkan kesejahteraan petani harus terus dioptimalkan melalui kegiatan ekstensifikasi lahan Food Estate, salah satunya di Kabupaten Kapuas,” kata Ali dalam siaran pers ,Minggu (28/8/2022).
Ali menambahkan, program ekstensifikasi lahan itu merupakan strategi dan terobosan dalam penambahan luas sawah peningkatan produksi beras sebagai upaya menjaga stok cadangan pangan nasional, terutama dalam mengantisipasi krisis pangan. Tengah, sulap lahan tidur sukses panen
“Lokasi ekstensifikasi lahan sudah 15-20 tahun tidak pernah ditanam padi. Oleh sebab itu, dengan adanya kegiatan ekstensifikasi lahan dari Kementan, sangat disambut baik oleh petani,” ujarnya.

Lebih lanjut, Ali menjelaskan bahwa dari total luas lahan Food Estate, ekstensifikasi di Desa Batuah seluas 430 hektare, tertanam seluas 333 hektare. Dari luasan tanah 333 hektare, yang sudah siap panen seluas 100 hektare.
“Luas tanaman yang siap dipanen hari ini seluas 35 hektare terletak di Rey 6 dan Rey 7. Potensi hasil per hektar 3,5 sampai 4 ton,” jelasnya.
Sedangkan, untuk varietas padi yang ditanam, petani menggunakan varietas padi lokal siam seperti Siam Gaul, Siam Kupang, Siam mayang, Karangdukuh, Pandak, Bayar pahit, Palas udang dan Krukut
Bupati Kapuas, Iben Brahim S Bahat, turut mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dan Kementan yang telah menetapkan wilayah Kabupaten Kapuas sebagai kawasan Food Estate di kalimantan Tengah.
“Ada banyak bantuan yang luar biasa dari pemerintah pusat. Sehingga, Kabupaten Kapuas semakin dibantukan dalam bidang pertanian,” ujar Iben.
Produksi adalah kunci penting dari ketahanan pangan. Ketahanan pangan nasional itu bergantung pada ketersediaan pangan, keterjangkauan (harga), dan keamanan serta kualitasnya. Semua harus dalam kondisi terjaga. (Peter)













































