SIDOARJO I DETEKSIJAYA.COM – Bertempat di Pendopo Delta Wibawa, Pemkab Launching 112 Sidoarjo Call Center, guna Pengaduan Rakyat, Respon Cepat Selama 24 Jam, Senin (20/6/2022) siang. Hal ini guna memaksimalkan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat dalam kesehari – harian di semua OPD dan satuan samping.
Drs. Didik Triwahyudi, M.Si menyampaikan dalam sambutannya, pertama-tama kita panjatkan puji syukur Kehadirat Allah SWT. Sehingga Dalam kegiatan ini dasar hukum no.10 tahun 2016 tentang layanan nomor tunggal panggilan darurat. Pedoman teknis layanan nonor 112 tahun 2019, ketiga perda no.2 tahun 2021 RPJMD.
“Call center 112 ini merupakan salah satu dari 17 program pemerintah kabupaten Sidoarjo, tujuannya dimulainya call 112 di Sidoarjo. Kementrian unsur Forkopimka dan Kajari dan seluruh OPD,BMD,BNN dan lembaga terkait,”pungkas Didik
Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor dihadapan wartawan mengatakan, hanya satu yang saya minta sekuat apapun Infokom merealisasikan call center 112 kalau tidak didukung antar kasi didalamnya, dan OPD kabupaten Sidoarjo tidak ada sinergitas makan tidak akan jalan

“Sinergitas menjadi wajib dan ini bukan hajatnya Infokom(dinas Kominfo),tetapi hajat semua OPD di kabupaten Sidoarjo secara umum. Saya harapkan rangking kita dibuktikan disini karena tidak bertemu orangnya tidak bertatap dengan orangnya, BPBD, RSUD, DLHK, Perijinan dan sebagainya termasuk Dispendukcapil, Dishub juga dan lain sebagainya. Bahwa program 112 bukan program Infokom,wajib disukseskan bersama, tidak ada sket- sket di dalamnya,”ujar Gus Muhdlor biasa disapa.
Call center 112 sudah terintegrasi dengan OPD yang ada di Sidoarjo, sudah dapat dimanfaatkan mulai hari ini. Senin (20/6/22) untuk sinergitas.
” Instansi samping Kepolisian dan Kejaksaan dan lainnya. Hal ini seperti konsep SiPraja wadahnya, kalau 112 ini mengadunya ada kejadian. Disinggung kalau ada laporan palsu, Bupati menjawab akan ditindak sesuai dengan SOP nya,”pungkas Gus Muhdlor.
Sementara Public Safety Center PSC 119 Kab. Sidorjo, dikonfirmasi wartawan dilokasi Prasetyo mengatakan, adanya 112 ini kami mewakili rekan-rekan terbantu adanya112.
“Bilamana adanya laporan kejadian, khususnya masyarakat kita saling kordinasi.119 sebelumnya, kalau kecelakaan menangani pasien pingsan, dan kebakaran, ada korban meninggal, intinya kita mengurangi resiko korban jiwa (mengurangi kematian) dilapangan,”ucap Prasetyo dari 119.kabupaten Sidoarjo.DN













































