
DETEKSIJAYA.COM – Heru Budi Hartono resmi menjabat sebagai Penjabat (Pj) Gubernur DKI Jakarta menggantikan posisi Anies Baswedan yang telah habis masa jabatannya pada Minggu, 16 Oktober 2022.
Heru dilantik Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian dalam acara yang digelar di gedung Sasana Bhakti Praja, Kementerian Dalam Negeri, Senin (17/10/2022).
Heru akan mengemban tugas sebagai Pj Gubernur DKI Jakarta setidaknya hingga jabatan gubernur definitif DKI Jakarta ditentukan melalui Pilkada 2024.
Di hari pertamanya bertugas, Heru langsung melakukan gebrakan dengan membuka kembali layanan pengaduan warga seperti yang pernah dilakukan saat zaman Gubernur Joko Widodo (Jokowi) dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).
Menurutnya, persiapan untuk mengaktifkan kembali layanan pengaduan warga ini akan diawali dengan memberikan pengarahan kepada pejabat DKI yang akan berlangsung besok (Selasa, 18/10/2022).
“Insya Allah, besok saya memberikan pengarahan ke seluruh pejabat DKI. Nanti ada poin-poin yang akan disampaikan. Saya minta perwakilan dari Wali Kota setiap hari bergantian, setiap wilayah ada di sini,” ujar Heru di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (17/10/2022).
Heru mengatakan, jadwal layanan pengaduan warga ini rencananya akan dibuka sepanjang Senin-Kamis, setiap pukul 07.00-09.00 WIB. Dengan petugas piket bergantian, lokasi yang digunakan adalah pendopo atau teras Balai Kota DKI.
Setiap laporan dari warga ibu kota nantinya akan dibawa ke wilayahnya masing-masing untuk didiskusikan.

Heru mengaku akan meneruskan program Gubernur Anies Baswedan yang baik dan akan mengevaluasi yang dinilai belum maksimal.
Sebelumnya, Heru menyebut ada 3 program pokok Anies yang akan dilanjutkan progresnya hingga mendapat Gubernur DKI Jakarta definitif hasil Pilkada Serentak 2024 mendatang.
Dalam keterangan tertulisnya yang dilansir dari laman setkab.go.id pada Kamis (13/10/2022), Heru mengatakan, terkait dengan kemacetan lalu lintas sebenarnya DKI itu sudah memiliki blueprint yang bagus mulai dari Pak Wiyogo, dilanjutkan Pak Fauzi Bowo, dilanjutkan sampai dengan gubernur sekarang. Tentunya program itu akan ia lanjutkan.
Berkaitan dengan itu (lalu lintas), Heru menyampaikan, tentunya transportasi terpadu seperti MRT harus dilanjutkan bukan hanya dari Lebak Bulus sampai Kota, tetapi ada dari Pulogadung sampai ke Dukuh Atas.
Kemudian program penanggulangan banjir, Heru menyebutkan akan lanjut berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk mengatasi permasalahan tersebut.
“Semua program gubernur itu mungkin cukup baik tinggal nanti volumenya atau penempatannya kita lihat dan yang memprogramkan itu kan dinas-dinas yang sudah berpengalaman,” sebutnya. (Red-01)












































