
JAKARTA | DETEKSIJAYA.COM – Di tengah proses penanganan perkara penembakan Brigadir J, Korps Bhayangkara akan fokus pada tiga tugas prioritas menjelang akhir tahun 2022.
Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, setelah menuntaskan kasus penembakan Brigadir J dan pelanggaran etik, tugas prioritas pertama Polri adalah pengamanan kegiatan Presidensi G20 Indonesia yang akan dilaksanakan bulan November mendatang.
“Tugas Polri fokus pada tiga hal di tahun ini. Pertama dalam rangka pengamanan seluruh rangkaian kegiatan Presiden G20, yang ini agendanya di bulan Oktober sudah meningkat. Pelaksanaan tanggal 12 November,” ujar Dedi dalam keterangannya, Sabtu (24/9/2022)
Dedi menyampaikan, pada kegiatan G20, Polri bertanggungjawab melakukan pengamanan seluruh rangkaian kegiatan tersebut. “Inti daripada seluruh rangkaian Presidensi G20 ini harus diamankan dengan baik,” katanya.
Selanjutnya, yang menjadi tugas prioritas Polri di tahun 2022 ini adalah persiapan Operasi Mantap Brata untuk pengamanan tahapan Pemilu 2024 yang penahapannya sudah dimulai bulan Oktober mendatang.
“Kemudian fokus kita juga mempersiapkan Operasi Mantap Brata karena tahapan pemilu juga sudah mulai. Oktober, November, Desember itu sudah mulai masuk kepada beberapa tahapan pemilu,” terangnya.
Terakhir, Polri akan fokus pengamanan terhadap kegiatan Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2023. Sehingga diharapkan seluruh kegiatan nasional dan internasional ke depannya dapat berjalan dengan aman dan lancar.
“Ini fokus kita agar semua kegiatan (event) nasional dan internasional yang ada di Indonesia dapat berjalan dengan aman, lancar, tertib, dan sukses dalam rangka Indonesia maju,” jelas Dedi.
Terkait kasus penembakan Brigadir J, sebut Dedi, saat ini tim khusus (timsus) fokus pada penuntasan berkas perkara lima tersangka pembunuhan berencana dan tujuh tersangka obstruction of justice (menghalangi penyidikan).
“Yang penting dari propam masih memiliki tunggakan 20 sidang etik yang harus dituntaskan, setelah itu dituntaskan, tugas Polri fokus pada tiga hal tahun ini,” kata Dedi. (Red-01)












































