
DETEKSIJAYA.COM – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi DKI Jakarta terus berinovasi melakukan berbagai hal untuk meningkatkan prestasi atletnya. KONI DKI JAKARTA berkomitmen melakukan pembinaan atletnya agar dapat menjadi barometer olahraga nasional dan mengantarkan atlet menuju pentas dunia.
Ketua Umum KONI DKI Jakarta, Hidayat Humaid mengatakan, pembinaan atlet bukan hanya sekedar menjelang pelaksanaan PON tapi harus dilakukan secara berkala dan konsisten. Untuk menghasilkan prestasi gemilang, Hidayat mengatakan, KONI DKI Jakarta akan mendatangkan pelatih asing di cabang olahraga (cabor) tertentu guna mendongkrak prestasi atlet.
“Kalau cabor tersebut sudah kuat kita tetap memakai pelatih lokal. Tapi kalau tidak, kita siapkan pelatih asing,” katanya dalam acara Press Gathering KONI DKI Jakarta bersama awak media di Jakarta, Rabu (14/12/2022).
Hidayat menyatakan, KONI DKI Jakarta sudah melakukan pembenahan organisasi untuk menghasilkan prestasi yang lebih baik. ”Pembenahan organisasi menjadi hal penting. Karena, organisasi yang baik dipastikan akan menghasilkan atlet yang berkualitas,” ujarnya.
Selain itu, Hidayat juga menyebutkan, KONI DKI Jakarta akan melibatkan Bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek). Menurutnya, Iptek bisa mengukur sejauh mana kemampuan atlet dan tahu apa yang harus dilakukan oleh atlet.
Lebih lanjut Hidayat mengatakan, KONI DKI akan mengirimkan atlet sejumlah cabor untuk melakukan latih tanding ke luar negri. “Latih tanding melawan atlet asing saya rasa sangat perlu untuk menambah mental atlet itu sendiri dan menambah jam terbang bertanding. Tapi kalau cabor mendapat lawan tanding yang setimpal di dalam negeri tentu tidak kita kirim ke luar negri,” katanya.
Untuk menghadapi Pra Pekan olahraga Nasional (PON), Hidayat menyampaikan bahwa KONI DKI Jakarta mulai menyiapkan sejumlah program agar bisa meloloskan sebanyak mungkin atlet ke kejuaraan empat tahunan di aceh dan Sumatera Utara itu.
“Tahun depan (2023) kualifikasi PON digelar. Makanya kami mulai menyiapkan program agar bisa meloloskan sebanyak mungkin atlet ke PON 2024,” ujarnya.
Menurut Hidayat, Pra PON akan menjadi acuan untuk menentukan target kontingen DKI Jakarta, apalagi dalam dua PON terakhir kontingen DKI Jakarta tidak berada di puncak klasemen. Dengan meloloskan atlet sebanyak-banyaknya, dia yakin peluang bagi kontingen DKI Jakarta untuk memperoleh medali emas semakin terbuka lebar.
Guna menopang kesuksesan atlet di Pra PON itu, Hidayat menambahkan, KONI DKI Jakarta akan menggelar training camp terpadu sehingga atlet-atlet yang disipkan untuk turun bertanding dapat dikontrol dengan maksimal.
“Pelaksanaannya akan kita putuskan setelah kita rapatkan. training camp terpadu ini amat penting untuk memupuk kebersamaan,” pungkasnya. (Red-01)












































