JAKARTA | DETEKSIJAYA.COM – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) yang juga Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra menyatakan siap maju sebagai capres di Pemilu 2024.
Sandiaga Uno mantap menyatakan kesiapannya maju sebagai capres, setelah Partai Persatuan Pembangunan (PPP) cabang Yogyakarta menggelar karpet merah bagi pengusaha sekaligus politisi Gorontalo-Jawa ini pada Selasa (30/8) lalu.
PPP Yogyakarta menggandeng ulama setempat menggelar deklarasi dukung Sandiaga Uno sebagai capres 2024. Saat ditanya kesiapannya, Sandi menjawab singkat “Siap”.
Namun soal berpasangan dengan siapa dia akan bertarung di Pilpres 2024, Sandi bilang itu urusan partai. Demokrasi di Indonesia, capres dan cawapres yang akan maju harus diusung oleh parpol maupun gabungan parpol.
Menanggapi pernyataan Sandiaga Uno yang menyatakan siap maju sebagai capres 2024, Ketua Harian DPP Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, partainya sudah final mengusung Ketua Umum Prabowo Subianto sebagai capres.
“Oh jelas kalau di Gerindra sudah final bahwa calon presiden adalah Pak Prabowo, kan sudah diketok,” kata Dasco kepada wartawan di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (1/9/2022).
Dasco menilai, keinginan Sandiaga Uno maju pada Pilpres 2024 merupakan hak politiknya secara pribadi. Partai Gerindra tidak bisa melarang keinginan Sandiaga Uno yang ingin nyapres di 2024, meskipun partai sudah memutuskan Prabowo Subianto capres yang diusung Partai Gerindra di 2024.
“Ya kami kan gak bisa melarang hak politik seseorang mau maju. Tapi kan sebagai seorang yang aktif berpolitik, tentunya yang bersangkutan tahu batas-batas dan etika ketika kemudian mau maju menjadi capres apalagi dari partai lain,” tandas Wakil Ketua DPR RI itu.

Sementara, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Desmond J Mahendra menyindir pedas kolega separtainya itu. Kata dia, Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Gerindra milik Sandi dimakan tikus, sehingga Sandi merasa bukan lagi sebagai kader partai Gerindra dan menerima pinangan partai lain.
“Jangan-jangan kartu anggota Gerindranya dimakan tikus. Kalau udah dimakan tikus jadi dia merasa bukan anggota Gerindra lagi, jadi dia mau aja dicalonkan oleh PPP, atau sudah pindah partai, kan kita nggak ngerti,” ujar Desmond.
Desmond pun menuding Sandi menerima pinangan PPP karena kepentingannya tidak tersalurkan di partai Gerindra. Dia pun mempersilakan Sandiaga Uno untuk menjadi capres melalui partai lain.
“Bagi saya biasa saja. Dia bukan pendiri partai, dia datang dengan kepentingannya, dan keluar dengan kepentingannya juga. Karena kepentingannya tidak tercapai, dia pindah tempat, dan tidak masalah bagi kami,” pungkasnya. (Red-01)













































