
SIDOARJO I DETEKSIJAYA.COM – Meski cuaca sempat mendung kedatangan direktur Utama PT Multi Rancabangun Prima Muhammad Darsono bersama rombongannya disambut dengan hangat dan senang oleh seluruh staf Andre Medical Center (AMC) grub di Sidoarjo.
Berlokasi di Desa Masangan Kulon RT 2 RW 1 Kecamatan Sukodono, Sidoarjo merupakan sebuah kehormatan bagi Andre Medical Center (AMC) Grup Sidoarjo atas kunjungan direktur utama PT.Multi Rancabangun Prima untuk bersilaturahmi ,Surfe lokasi dan membahas kerja sama kedepan , Rabu (19/10/2022).
Selain memaksimalkan pelayanan klinik dr.Andre Yulius, selaku owner Andre Medical Center (AMC) Group juga menerapkan Poli Keikhlasan. Khususnya kepada masyarakat yang tidak mampu yang membutuhkan layanan medis secara gratis dan seiklasnya. Tentunya hal ini yang membuat Direktur utama PT. Multi Rancabangun Prima simpati dan ingin menjalin memulai kerjasama guna pengembangan saran klinik dan lain sebagainya bersama AMC Grub Sidoarjo.
Dihadapan awak media dokter Andre Yulius mengatakan, saya sampaikan kiranya mereka adalah malaikat – malaikat yang Tuhan kirim untuk memenuhi cita- cita kami. Yang selama ini kami sering berdoa ,agar kelak nanti suatu hari kami bisa membangun sebuah dan Yankes (Pelayanan kesehatan) lebih besar lagi.
“Pelayanan khususnya kepada masyarakat selama ini yang kita bidik, agar kita tahu bahkan manusia, masyarakat di Indonesia 70% hidupnya kurang mampu dan yang 30% mampu. Sehingga kita setiap hari berdoa dan Alhamdulillah saya bisa bertemu dengan malaikat -malaikat yang Tuhan kirim (yakni Direktur-direktur PT MRP). Bertemu dengan kami kiranya nanti apa yang kita harapkan bisa terwujud, sehingga masyarakat di kondisi dunia yang semakin sulit banyak yang mengalami kesusahan dapat bisa tertolong dengan baik.
Disinggung adanya Poli Keikhlasan,dr Andre mengatakan, Poli Keikhlasan artinya mereka (masyarakat)benar-benar tidak punya,kalau memang tidak punya bilang tidak punya.
“Karena ketika kita lay, berapapun yang dia bayar kami bisa menerimanya iklhas. Poli keikhlasan juga merangkul seluruh golongan tanpa pamrih iya, mengalami keuntungan iya sehingga kami bisa bertanggung jawab penuh terhadap pengembangan dan investasi insyaallah melalui PT.RMP ada simbiosis mutualisme (saling menguntungkan),”pungkasnya.

Sementara Muhammad Darsono selaku Direktur Utama PT Multi Rancabangun Prima yang berkantor pusat di Provinsi Lampung kepada wartawan mengatakan, kunjungan kita yang pertama adalah silaturahmi dan yang kedua adalah survei lokasi.
Insya Allah kalau memang Tuhan Yang Maha Esa menghendaki, Andre Medical Center yang saat ini memiliki tiga klinik, dalam proses pengajuan nya dari Dr. Andre Yulius akan membuat lima klinik dan satu Rumah sakit, InsyaAllah MRP akan mendanainya.
Sesuai dengan assessment dan perhitungan dari pihak direksi saya yang di sampaikan tadi sama Dr. Fajar terkait mekanisme serta aturan yang berlaku di PT. MRP.
“Artinya sepulang dari sini kerja sama investasi ini bisa jadi dan berjalan lancar. Tetapi saya belum bisa memastikan jadi atau tidaknya, karena setelah ini Dr. Fajar akan menghitung dulu study kelayakannya.”ungkap Darsono.
Harapan saya selaku Direktur utama memang kita bisa berinvestasi disini di bidang kesehatan, tetapi saya juga sudah menyampaikan waktu metting di Jogja satu Minggu lalu, bahwa direktur utama PT.Multi Rancabangun Prima ini tidak bekerja sendiri, tetapi kita punya tim teknik dan assessment untuk seluruh pekerjaan yang di tangani oleh PT.MRP.
“Jadi atau tidaknya, lanjut atau tidaknya kita menunggu informasi dan studi kelayakan dari Dr. Fajar selaku penanggung jawab dari investasi yang di tanamkan PT. MRP ke perusahaan -perusahaan lainnya,”pungkas Darsono
Senada dr.Fajar Pandu Wijaya Direktur Pengembangan Bisnis, SDM Hubungan Internasional dengan ramah menambahkan, misi kita itu tetap yang namanya kesehatan bersentuhan dengan masyarakat. Juga ingin ada sumbangsih apa yang bisa kita berikan, untuk masyarakat Indonesia.
“Disitu yang sudah mau on sudah on going beberapa titik lain sudah ada, namun demikian harus keikhlasan sosial ke masyarakat. Balutannya kita ada bisnis orientit, artinya kalaupun tidak ada bisnis orientit namanya sebuah klinik, rumah sakit apapun itu butuh operasional butuh berputar uangnya.Itu butuh berkembang apalagi ini ada sosialnya, agar bisa terus membantu masyarakat. Dari situ saya menjaga di titik itu, antar sosial bisa berjalan tapi tetap bisa hidup,”tutupnya. (Nug)












































