SIDOARJO I DETEKSIJAYA.com – Guna memutus mata rantai penyebaran virus covid 19,tetap dilakukan Vaksinasi untuk kekebalan tubuh yang kali ini dilakukan ke siswa sekolah dasar khususnya (ABK).Hal ini terlihat pada pelaksanaan vaksinasi pada siswa-siswi pada anak didik sekolah luar biasa (SLB)Veteran Wonoayu, Kecamatan Wonoayu Sidoarjo Rabu (2/2/2022).Dan dukungan wali murid dan guru pembina.
Kepala Puskesmas Wonoayu, dr. Barbara Irawaty, kepada wartawan Rabu (2/2/2022)yang di SLB Vaksin yang ke 2.Suka duka pelaksanaan vaksin pada anak SLB tidak jauh beda dengan anak pada usia yang sama.
“Selalu muncul rasa takut dan cemas,kadang ada sedikit adegan meronta-ronta.Tapi untuk mereka ada pendampingan,selain dari guru kelas ada juga pendampingan dari keluarga sehingga bisa lebih membuat mereka nyaman dan tenang.”kata dokter Ira.
Kebutulan hari ini karena ada 3 lokasi vaksin secara bersamaan kami bagi tugas.Yang di SLB Dokter 1,Paramedis 3.Dengan sasaran 24 siswa.Saat ini kami sudah mulai dosis ke 2.
“Support dari para guru dan para bundanya membuat kami lebih mudah dalam melaksanakan tugas dan vaksinasi.Ada juga beberapa yang pede saja.Saat mau disuntik,”ucap dokter Ira sapaan akrab kepala Puskesmas Wonoayu.
Harapannya seluruh anak didik mulai dari SD/MI setingkat,juga anak SLB bisa mendapat vaksin lengkap.Untuk memberikan imun/ kekebalan lengkap,sehingga bisa menekan angka penyebaran covid-19, terutama prefentif untuk gelombang ke 3.
Semoga dengan sudah terlaksananya vaksin lengkap ( dosis 1&2) serta booster,kita bisa lebih siap siaga menghadapi gelombang ke 3 ini.
Masih kata dokter Ira,tentu tetap dengan disiplin prokes 5 M.Memakai
masker,mencuci tangan,menjaga jarak,menjauhi kerumunan,membatasi mobilitas itu harus dipatuhi.
Untuk kebaikan dan keselamatan kita bersama,”jelas dr.Ira.
Kepala Sekolah Luar Biasa(SLB) Veteran, Sulistiyani saat ditemui deteksijaya.com
dilokasi Rabu (2/2/2022) vaksin ini diperuntukkan anak usia 6-10tahun,11sudah tuntas.Yang disini khusus siswa siswi SLB untuk meningkatkan imun tubuh dan kelebalan.Namun saat ini ada tambahan dari siswa SD dari luar yang belum diarahkan kesini.
“Awal-awalnya dulu pemahaman untuk vaksin susah mbak ke wali murid, oleh karena itu tidak ada yang datang waktu hari pelaksanaan vaksin.Namun kita lakukan pendekatan dan pemahaman baru bisa diterima,”ujar Bu Lis sapaan akrab kepala SLB Veteran tersebut.
Masih kata Sulistiyani menambahkan,kalau ada vaksin ini kita juga berterima kasih kepada pemerintah,dan puskesmas khususnya Bu Kepala Puskesmas Dokter Ira dan nakesnya.Anak-anak jadi lebih sehat.Dan insyaallah wabah ini segera hilang dan bisa beraktivitas normal dan bisa tatap muka,untuk saat ini masih terbatas.
Sementara salah satu wali murid yang mengantarkan putranya mengatakan, Vaksin yang pertama ada demam sedikit.Dan yang kedua ini langsung mau untuk di suntik vaksin,sebab saya tidak memberitahukannya.
Saya berharap supaya semua wali murid diluar maupun disini mengikuti anjuran pemerintah dengan mensukseskan program Vaksinasi.Hal ini karena untuk pembentukan imun tubuh dan kekebalan tubuh mbak,ujar Bu Wiwik (40) warga Perumtas 3,wali dari Alfian (7).Dn













































