
SIDOARJO,DETEKSI.COM : Pemkab Sidoarjo tingkatkan ketahanan pangan, melalui dinas Pangan dan Pertanian bertempat di Desa Simogirang Kecamatan Prambon dukung ekonomi rakyat tingkatkan pangan.Dalam hal ini melalui”Peresmian bangunan dan uji coba rice milling unit (RMU) dan vertikal dryer dana alokasi khusus tahun anggaran 2023 Rabu (20/12/23).
“Alhamdulillah karena pada siang hari ini kami kepala desa pengering gabah yang disebut dryer, Barokahnya bisa membawa kab.sidoarjo bisa menuju ketahan pangan,”ujar Kepala Desa Simogirang Chusnul Khuluq.
Masih kata Khuluq,dengan adanya dana 20% setiap desa harus mengelola dana untuk ketahanan pangan.Demi ketahanan pangan Sidoarjo bisa bersinergi melalui dinas ketahan pangan (dinas Pangan dan Pertanian)agar dana 20% tidak sia-sia demi ketahan pangan.

Kepala Dinas Pangan dan Pertanian Kabupaten Sidoarjo Dr. Eni Rustianingsih ST, MT menyampaikan, pertama-tama marilah kita panjatkan puji syukur Kehadirat Allah SWT atas terselenggaranya acara di Desa Simogirang ini.Semoga kegiatan kita bermanfaat untuk kita semua khususnya ketahanan di desa Simogirang.
Untuk itu dibutuhkan keseimbangan harga yang saling menguntungkan baik produsen maupun konsumen.sehingga diperlukan rumah beras,yang mendapat bantuan dari pusat berupa bangunan rice milling unit(RMU)dan vertikal dryer.
“Harga pangan dan pasokan pangan merupakan indikator strategis yang sering digunakan untuk mengetahui,status distribusi pangan, permasalahan rantai distribusi pangan,ketidak cukupan pasokan pangan disuatu wilayah,”ujarnya
Harapannya Sidoarjo berinovasi melakukan pengembangan usaha pangan masyarakat pedesaan melalui rumah beras sebagai upaya menjaga stabilitas pasokan pangan dan harga serta sfisiensi rantai distribusi pemasaran yang memperpendek rantai pasokan.


“Tujuannya meningkatkan akses pangan terhadap ketersediaan pangan, meningkatkan kemampuan pengurus dan anggota Gapoktan dalam pengelolaan cadangan pangan masyarakat dan mewujudkan rumah beras dengan mengoptimalkan alat rice milling dan vertikal dryer,”pungkas Eni
Bupati Sidoarjo H Ahmad Muhdlor Ali dalam sambutannya menyampaikan, puji syukur alhamdulilah,kita diberikan kesehatan pada siang hari ini.
Dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa pertanian yang baik saja itu tidak cukup.Sidoarjo ini masalahnya banyak apalagi daerahnya industri,limbah cukup banyak,maka tidak ada lain selain meningkatkan kualitas teknologi pangan,bahkan belum cukup lagi bahwa ternyata pertanian yang baik juga harus diimbangi dengan teknologi paska panen.
“Karena harga gabah cenderung lumayan,hal ini harus diimbangi teknologi paska karena kurang begitu kering maka dipertemuan hari ini RMU dan dryer ini menjadikan satu hal hasil pertanian menjadi baik,”ujar Bupati Gus Muhdlor biasa disapa.
Ini harus kita kawal bersama – sama jangan sampai kemudian pupuk subsidi ada tapi lari entah kemana,BBM subsidi ada tapi entah kemana, oleh sebab itu kita berharap ke Pak Dandim untuk sinerginya.
“Yang menjadi attensi utama kita hari ini issu tentang hama,issu tikus itu sangat masih harusenjadi perhatian,”kata Gus Muhdlor.
“Para petani segera untuk bekerja sama dengan BUMDES Simogirang “Sumber Arta”untuk selalu berkelanjutan.Agar paska panen beras yang dihasilkan beras yang berkualitas terlebih dengan adanya alat pengering beras ini,”Gus Muhdlor,”pungkasnya
Hadir dalam kegiatan Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, kepala Dinas Pangan dan Pertanian,Dandim 0816 Sidoarjo Letkol Inf.Guntung Dwi Prasetyo, Camat Prambon para Danramil jajaran Kodim 0816 dan para Kabid Dinas Pangan dan Pertanian serta para tamu undangan lainnya.nug












































