
Jakarta, DETEKSIJAYA.COM – Ketua Fraksi Partai NasDem DPRD DKI Jakarta, Jupiter, meninjau langsung lokasi kebakaran yang melanda kawasan padat penduduk di RT 02, RW 03, Kelurahan Krukut, Kecamatan Tamansari, Jakarta Barat, pada Selasa (10/06/2025). Kebakaran hebat tersebut menghanguskan sedikitnya 28 rumah dan berdampak pada 128 Kepala Keluarga (KK).
Dalam kunjungannya, Jupiter menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah yang menimpa warga serta menegaskan pentingnya kehadiran pemerintah dalam memberikan perhatian dan bantuan langsung kepada korban terdampak.
“Kedatangan saya ke sini untuk memastikan bahwa pemerintah hadir di tengah-tengah masyarakat. Kami juga turut berdukacita atas peristiwa kebakaran yang menghanguskan 28 rumah dan 128 Kepala Keluarga yang terdampak,” ujar Jupiter di lokasi kebakaran.
Politikus partai NasDem ini mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang ia peroleh, sumber kebakaran diduga berasal dari sebuah pabrik lilin yang berada di tengah permukiman padat penduduk. Ia menyayangkan keberadaan industri semacam itu di area yang rawan dan meminta Pemprov DKI Jakarta segera mengambil tindakan tegas.

“Kami sangat menyayangkan pabrik lilin bisa beroperasi di permukiman padat penduduk, apalagi produksi yang dibuat merupakan bahan yang mudah terbakar,” katanya.
Jupiter pun mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk menindak dan menghentikan operasional pabrik lilin tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang di masa depan.
Lebih lanjut, ia mengapresiasi langkah cepat yang diambil oleh Lurah Krukut, Ilham Nurkarim dalam memediasi warga dengan pihak pabrik lilin, hingga akhirnya tercapai kesepakatan bahwa pihak pabrik bersedia membangun kembali rumah warga yang terdampak.
“Saya mengapresiasi kepada Pak Lurah Krukut yang telah memediasi warga dan pabrik lilin, sehingga terjadi kesepakatan bahwa pabrik lilin akan membangunkan kembali rumah warga,” imbuh Jupiter.
Sebagai upaya mitigasi jangka panjang, Jupiter juga mendorong Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta untuk membangun hydrant mandiri di kawasan padat penduduk. Ia menilai fasilitas tersebut sangat penting sebagai langkah awal penanggulangan sebelum petugas pemadam tiba di lokasi kejadian.
“Hydrant mandiri ini sangat penting untuk penanggulangan pertama saat terjadi musibah kebakaran sambil menunggu pemadam kebakaran tiba di lokasi,” tandasnya.
Saat ini, proses pendataan korban dan pembersihan puing-puing sisa kebakaran masih berlangsung. Warga terdampak untuk sementara menempati posko darurat yang disiapkan oleh pemerintah setempat bersama relawan. (Ramdhani)












































