KABUPATEN SERANG | DETEKSIJAYA.COM – Warga Desa Majasari, Kabupaten Serang mengeluh seolah pemerintah setempat tutup mata terhadap kerusakan jalan di desa mereka. Padahal jalan tersebut merupakan jalan poros penghubung Desa Majasari dan Desa Parakan, yang digunakan warga untuk melakukan aktivitas ekonomi dan sekolah.
Salah seorang warga desa menuturkan bahwa kondisi jalan rusak sudah bertahun-tahun dan tidak pernah disentuh oleh pemerintah setempat.
“Kondisi jalan rusak dan berlubang sudah bertahun-tahun, namun tidak pernah ada perbaikan,” tutur warga tersebut saat ditanya awak media pada Rabu (27/07/2021).
Sementara itu seorang tokoh pemuda Hidayat saat dikonfirmasi mengatakan, kondisi jalan ini memang sudah lama rusak dan ini jalan kewenangan Kabupaten.
“Kondisi jalan sudah lama rusak. Namun jalan ini merupakan kewenangan Kabupaten dan statusnya bukan lagi jalan Desa,” ucap Hidayat.

Ia pun menyebut adanya anggota dewan yang menyampaikan akan memproses pembangunan jalan ini pada tahun 2022, namun sampai hari ini belum ada realisasinya.
“Ada anggota dewan yang menyampaikan bahwa pembangunan jalan poros Majasari-Parakan ini akan di bangun tahun 2022. Saya pun ikut dalam mendampingi pengecekan jalan, namun sampai hari ini belum ada realisasinya,” sebut Hidayat.
Hidayat yang juga mantan ketua BPD ini juga berharap agar Pemkab Serang segera turun memperbaiki, karena jalan ini selain sebagai jalur aktivitas perekonomian juga jalan yang dilalui anak sekolah. Di sepanjang jalan rusak ini ada SMP dan Taman Kanak Kanak.
“Saya berharap Pemkab Serang segera turun tangan memperbaiki jalan yang sudah rusak bertahun-tahun, karena jalan ini digunakan warga dalam melakukan aktivitas perekonomian serta jalan yang dilewati anak-anak sekolah,” tukasnya. (Yadi)













































