
DETEKSIJAYA.COM – Mabes Polri akhirnya angkat bicara terkait polemik Iptu Umbaran Wibowo yang menyamar sebagai wartawan sebelum dilantik menjadi Kapolsek Kradenan, Blora, Jawa Tengah.
Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, Mabes Polri telah berkomunikasi dengan Polda Jateng untuk menggali informasi soal Iptu Umbaran Wibowo, anggota polisi yang bertugas sebagai intel menjadi wartawan TVRI Jawa Tengah.
Meski ada polemik ini, Dedi memastikan kerja-kerja jurnalistik di wilayah Kradenan, Blora, maupun di Jawa Tengah tidak terganggu dan berjalan dengan baik.
“Yang jelas intinya setelah saya komunikasikan dengan teman-teman Jawa Tengah menyangkut masalah kebebasan pers di Jawa Tengah rupanya bekerja dengan sangat baik. Termasuk di Blora sendiri, hubungan komunikasi dengan teman-teman media juga di sana tidak ada kendala. Semua berjalan dengan baik,” ujar Dedi di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (16/12/2022).
Namun, alumnus Akpol 1990 itu tidak bicara banyak mengenai aturan tentang penugasan intel Polri sebagai wartawan. Dia hanya menambahkan bahwa tugas intelijen bersifat tertutup.
“Terkait menyangkut masalah intelijen itu bukan hanya terjadi di Indonesia, di berbagai negara pun kebebasan-kebebasan itu sifatnya tertutup,” kata Dedi.

Sebelumnya, publik dihebohkan oleh pelantikan anggota Polri, Iptu Umbaran Wibowo sebagai Kapolsek Kradenan. Pasalnya, selama ini Umbaran dikenal sebagai wartawan yang bekerja di TVRI Jawa Tengah.
Iptu Umbaran Wibowo dilantik menjadi Kapolsek Kradenan pada tanggal 12 Desember 2022. Sejumlah kabar simpang siur kemudian beredar atas pelantikan Iptu Umbaran itu, seperti pencopotan dirinya.
Atas kesimpangsiuran itu, Kabid Humas Polda Jateng AKBP Iqbal Al Qudussy menjelaskan bahwa benar Iptu Umbaran Wibowo, anggota Polri yang pernah bekerja sebagai kontributor di TVRi Jawa Tengah wilayah Pati. Namun, Iptu Umbaran bukan pegawai tetap TVRI.
“Dia pernah ditugaskan sebagai intelijen di wilayah Blora,” kata Iqbal dalam keterangan, Rabu (14/12/2022).
Menurut dia, pada bulan Januari 2021 penugasan Iptu Umbaran sebagai intel tersebut selesai, kemudian menjadi organik Polres Blora sebagai Kanit Intel Polres Blora, selanjutnya sebagai Wakapolsek Blora.
“Januari tahun 2021 penugasan tersebut selesai dan dia pindah menjadi organik Polres Blora sebagai Kanit intel di Polres Blora. Selnjutnya diangkat sebagai Wakapolsek Blora. Tanggal 12 Desember 2022, dia dilantik menjadi Kapolsek di Kradenan,” jelas Iqbal.
Pelantikan inilah yang akhirnya menyingkap identitas Umbaran sesungguhnya adalah anggota Polri, alih-alih sebagai wartaewan.
Kemudian, Iqbal juga menampik kabar pencopotan Iptu Umbaran dari jabatannya selaku Kapolsek Kradeban. Dia menegaskan bahwa isu tersebut adalah tidak benar.
“Saat ini dia masih melaksanakan tugas pada jabatan barunya Kapolsek Kradenan,” ujar Iqbal. (Red-01)












































