
JAKARTA, DETEKSIJAYA.COM — Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat memperkuat koordinasi lintas sektor untuk meningkatkan deteksi dini terhadap perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan masyarakat di wilayah Jakarta Pusat.
Upaya tersebut dilakukan melalui Rapat Koordinasi Tim Pengawasan Aliran Kepercayaan dan Keagamaan Masyarakat (PAKEM) Kota Administrasi Jakarta Pusat yang digelar di Ruang Serbaguna Kantor Wali Kota Jakarta Pusat, Kamis (10/9/2026).
Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Jakarta Pusat, Yogie Verdika, S.H., M.H., turut hadir dalam rapat koordinasi yang melibatkan sejumlah instansi dan unsur masyarakat tersebut.
Rapat dihadiri perwakilan Kesbangpol, Satpol PP, Kantor Kementerian Agama, Suku Dinas Pendidikan Jakarta Pusat I dan II, Kasat Intelkam Polres Metro Jakarta Pusat, Pasintel Kodim 0501/Jakarta Pusat, serta perwakilan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Forum Pembauran Kebangsaan (FPK), dan Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Administrasi Jakarta Pusat.

Koordinasi Tim PAKEM menjadi wadah untuk memperkuat sinergi dan pertukaran informasi antarinstansi dalam memantau perkembangan aliran kepercayaan dan keagamaan di wilayah Jakarta Pusat.
Pemantauan tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya mengantisipasi sejak dini potensi munculnya paham, aktivitas, maupun dinamika keagamaan yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat.
Selain itu, koordinasi lintas sektor diperlukan untuk mengantisipasi potensi gangguan terhadap ketenteraman dan ketertiban umum maupun hal-hal yang dapat mengganggu kerukunan antarumat beragama.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Tim PAKEM diharapkan memiliki kesamaan persepsi dalam melakukan deteksi dini serta menyusun langkah preventif dan strategis dalam menyikapi perkembangan di tengah masyarakat.
Sinergi antarinstansi dan unsur masyarakat tersebut diharapkan dapat mendukung terjaganya kondusivitas wilayah, toleransi, serta kerukunan masyarakat di Kota Administrasi Jakarta Pusat. (Ramdhani)












































