JAKARTA | DETEKSIJAYA.COM – Para Alumni Studi Ilmu Lingkungan yang tergabung dalam Ikatan Alumni Studi Ilmu Lingkungan Indonesia (IASILI) mendeklarasikan mengawal Indonesia menuju 2045.
Ketua Umum Ikatan Alumni Sekolah IImu Lingkungan UI (ILUNI SIL UI), Mahawan Karuniasa Mengatakan, deklarasi IASILI dinyatakan secara simbolis dari Titik Nol Ibu Kota Negara (IKN) dan acara dilakukan secara daringpada Rabu, 17 Agustus 2020.
“Kolaborasi cukup mengejutkan ini fokus untuk menghadapi krisis global energi
dan pangan saat ini serta mengawal Indonesia menuju 2045, termasuk pemulihan pembangunan akibat
COVID-19,” Kata Mahawan dalam keterangan tertulisnya.
Ia mengaku, inisiator IASILI berasal dari berbagai alumni Universitas di Indonesia, antara lain Sarkowi Zahry dari Universitas Mulawarman (UNMUL) , Soleh Rusyadi dan Mahawan Karuniasa dari UI, Yohanes Lebang dari UNIPA, Joko Santoso dari UPR, Arlen dari USU, dan Agus Haryanto dari UHO.
Selain itu hadir juga tokoh lingkungan hidup yang diantaranya Sarwono Kusumaatmadja menyampaikan menyambut baik inisiatif para alumni bidang ilmu lingkungan.
“Saat ini di tahun 2022, setelah 50 tahun Deklarasi Stockholm, dunia menghadapi apa yang disebut triple planetary crisis, yaitu meliputi krisis iklim, polusi dan sampah/limbah, serta degradasi alam dan keanekaragaman hayati, maupun kondisi lain planet kita yang sedang tidak baik-baik saja,” Ungkapnya.
Tentunya, lanjut Mahawan, kondisi tersebut berdampak pada berbagai aspek kehidupan manusia termasuk ekonomi, sosial, dan politik. Ditambah lagi dengan munculnya pandemi COVID-19 yang sampai saat ini pada kenyataannya belum tuntas.
Permasalahan multi sektor ini perlu upaya bersama semua pihak untuk menanganinya, termasuk Indonesia. Mahawan mengungkapkan bahwa sains dan pilar lingkungan masih termarginalkan.
“Sudah saatnya alumni ilmu lingkungan hadir dibarisan depan melakukan aksi nyata saat ini dan mengawal Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan seperti krisis iklim, SDGs, IKN, pemulihan COVID-19, potensi bencana dan disrupsi besar lainnya, serta agenda G20 dan implementasi konkretnya,” pungkasnya. (Nando)













































