
BANDUNG, DETEKSIJAYA.COM – Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Tenggara (Sultra), Dr. Sugeng Riyanta, S.H., M.H., mengukir prestasi Nasional dengan meraih tiga penghargaan tertinggi pada pendidikan Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) Polri Dikreg 35 di Lembang, Bandung, Jawa Barat.
Selama mengikuti pendidikan intensif selama sekitar lima setengah bulan sebagai siswa tamu, Sugeng berhasil menyelesaikan seluruh rangkaian pendidikan dengan capaian terbaik dan membawa pulang tiga medali penghargaan sekaligus.
Adapun tiga penghargaan yang diraih meliputi:
1- Medali Sanyata Sumanaya Wira Satya Adhi Wicaksana;
2- Medali Sanyata Sumanayasa Wira Aksarakarta Nagara Utama untuk kategori Naskah Strategis (Nastrap) Terbaik;
3- Medali Sespimti Polri.
Sugeng mengatakan, capaian tersebut merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan sebagai wakil institusi Kejaksaan dalam mengikuti pendidikan kepemimpinan tingkat tinggi tersebut.
“Alhamdulillah, semua tugas dan tanggung jawab dapat tertunaikan dengan baik. Terima kasih kepada pimpinan Kejaksaan serta seluruh pihak yang terus mengalirkan doa dan dukungan. Semoga kita semua selalu sehat dan sukses. Jayalah Adhyaksa!” ujar Sugeng kepada wartawan, Jumat (3/7/2026).
Di luar prestasi akademik, Sugeng juga terus menunjukkan kinerja dalam penegakan hukum. Di bawah kepemimpinannya, Kejati Sultra tengah menangani sejumlah perkara dugaan tindak pidana korupsi, khususnya di sektor pertambangan yang menjadi perhatian masyarakat.
Kinerja tersebut turut diikuti dengan keberhasilan penyelamatan keuangan negara. Kejati Sultra mencatat penyetoran Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) sebesar Rp9,97 miliar yang berasal dari berbagai perkara tindak pidana.
Dari jumlah tersebut, sekitar Rp8,98 miliar merupakan pembayaran uang pengganti dalam perkara korupsi pertambangan PT Amin, sementara Rp260 juta berasal dari pembayaran denda perkara korupsi. Sisanya diperoleh dari hasil lelang barang rampasan negara serta uang sitaan dari berbagai perkara pidana yang ditangani Kejaksaan Negeri di wilayah Sulawesi Tenggara.
Prestasi di bidang pendidikan kepemimpinan yang dibarengi dengan capaian penegakan hukum tersebut menjadi indikator kapasitas Sugeng Riyanta sebagai salah satu pimpinan Kejaksaan yang mampu menggabungkan kemampuan strategis, kepemimpinan, serta komitmen dalam pemberantasan tindak pidana korupsi dan pemulihan keuangan negara. (Ramdhani)












































